Selasa, 08 Desember 2015

Tutorial Installasi moodle

Assalamualaikum wr wb,
 kali ini saya akan memposting tentang tutorials install moodle
 Moodle apa itu moodle?
  
Moodle (singkatan dari Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment) adalah paket perangkat lunak yang diproduksi untuk kegiatan belajar berbasis internet dan situs web yang menggunakan prinsip social constructionist pedagogy. MOODLE merupakan salah satu aplikasi dari konsep dan mekanisme belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi, yang dikenal dengan konsep pembelajaran elektronik atau e-learning. Moodle dapat digunakan secara bebas sebagai produk sumber terbuka (open source) di bawah lisensi GNU. Moodle dapat diinstal di komputer dan sistem operasi apapun yang bisa menjalankan PHP dan mendukung database SQL.

 Langkah - langkah installasi moodle

1. Downloads dulu moodle nya http://10.0.17.2/data/index.php?dir=CMS/&file=moodle-latest-29.zip.

2. Buka terminal anda dengan perintah (Ctrl Alt+T)
3. Masuk ke sudo su & masukan password
 


4. Ketikan perintah cd Downloads , karena saya menyimpan file moodle ada di  folder dowloads


5.  Lalu lihat apakah file moodle ada atau tidak, ketikan perintah ls
   

6. Selanjutnya anda copy file moodle nya ke directory /var/www/html/
    
7. Masuk ke Directory  /var/www/html/


8. Lalu extract file dengan menggunakan perintah unzip moodle-latest-29.zip
   

 9. Setelah itu anda kasih hak akses .
      #chown -R www-data:www-data moodle
     #chmod 775 moodle



10. Kemudian anda masuk ke directory /var/


11. lalu anda membuat folder web moodle ke directory /var/
    

12. Kemudian anda buka browser masuk ke phpmyadmin
 

  
      
13. Create database moodle
    


 14. Kemudian anda buka browser ketikan localhost/moodle
   
15. Setalah itu kita akan memulai installasinya.
     -> Pilih bahasa , lalu next

16. Kemudian anda hapus /html/ nya, karena anda buat folder web nya ada di directory var/ -> lalu klik next.
  

17. Pilih database driver


     

  18. Selanjutnya anda isikan !!
        Database host: localhost
        Database name: yang anda buat tadi di phpmyadmin
        Database user  : root
        Database password: password di phpmyadmin.

19. Klik continue.
 

     
      
20.  Klik continue

21. Tunggu proses installasinya setelah itu klik continue

22. lalu anda isi!
 
23. Isikan Pengaturan halaman depan pengaturan baru
      kemudian klik save changes.
  
24. Setelah itu anda login dulu
  
 25. Inilah tampilanya.
Semoga bermanfaat
 Sekian& terimakasih 



wassalamualaikum  wr.wb

Senin, 07 Desember 2015

INSTALL WORDPRESS

                                                    WORDPRESS.

Apa itu wordpress? Wordpress adalah sebuah Aplikasi sumber terbuka (open source) yang sangat populer digunakan sebagai mesin blog (blog engine). WordPress dibangun dengabahasa pemograman PHP danbasis data(database) MYSQL. PHP dan MySQL, keduanya merupakan Perangkat lunak sumber terbuka (open source software).

sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Halaman_Utama.  

 Berikut langkah untuk menginstall wordpress.

1. Jika kita belum mempunyai file untuk menginstal wordpress nya, maka kita harus mendonwloadnya terlebih dahulu .

 ~ https://wordpress-4.0.1.zip. 

2. Setelah file wordpress tersebut sudah terdonwload, maka segera kita exctract file tersebut melalui terminal dengan perintah dibawah ini :

# unzip wordpress-4.0.1.zip.

3. Masuk ke PhpMyadmin untuk membuat database wordpress.

4. Setelah itu masuk ke wordpress untuk melanjutkan instalasi, caranya : 
 - Buka web browser lalu ketikan alamat Ip kita 192.168.52.3/wordpress.
5. Jika sudah masuk kita harus memilih bahasa terlebih dahulu,
6. Setelah kita memilih bahasa tekan continue lalu kita lanjutkan untuk instalasi  wordpress nya. 


7. Isikan informasi database yang sudah kita buat tadi.


8. Jika masih ada perintah untuk mengisikan formulir maka lakukan, jika sudah ada tampilan SUCCES maka tandanya kita berhasil menginstall wordpress nya.
. 

 9. Jika sudah, klik login untuk masuk ke wordpress, Masukan username dan paswoard yang sudah dibuat tadi.
10. Kita sudah masuk ke dashboard wordpress. Kita bisa mengaturnya sesuka kita. 

Sabtu, 05 Desember 2015

Tutorial instalasi monitorix


                                               INSTALL MONITORIX
                           
      Monitorix merupakan sistem monitor untuk memonitoring  yang secara berkala mengumpulkan data sistem dan menggunakan antarmuka web untuk menampilkan informasi di dalam grafik. Monitorix memungkinkan pemantauan kinerja sistem secara keseluruhan, dan dapat membantu mendeteksi kemacetan, kegagalan, waktu respon yang luar biasa panjang dan anomali lainnya.


 Langkah-langkah install monitorix :
1. Download monitorix terlebih dahulu. silahkan download di www.monitorix.org

 2. Klik Debian/Ubuntu.



  3. Klik Downloads.
Klik kanan link yang bersystem debian/ubuntu. Kemudian pilih dan copy link location.


4.  Buka terminal  Anda terlebih dahulu- masuk ke server. setelah itu update terlebih dahulu menggunakan perintah.
  # apt-get update

5.  Copy dan paste terlebih dahulu di Ms.Word atau di text editor. Kemudian hilangkan spasi yang tidak beraturan dengan klik Del - enter. Baru setelah itu copy ke terminal.


# apt-get install rrdtool perl libwww-perl libmailtools-perl libmime-lite-perl librrds-perl
libdbi-perl libxml-simple-perl libhttp-server-simple-perl libconfig-general-perl
libio-socket-ssl-perl


# dpkg -i monitorix*.deb


. Lakukan cara  untuk memperbaiki system. Berikut perintahnya : 

# apt-get -f install. 

Restart apache anda  melalui terminal dengan perintah dibawah ini : 

#/etc/init.d/apache2 restart.

. Selanjutnya buka monitorix anda melalui browser lalu ketikan IP anda(192.168.52.3:8080/monitorix)
 

6. Setelah membuka monitorix lalu lanjutkan KLik ok maka akan muncul gambar seperti Ini!





#Sekian dan terimakasih :)
 

Jumat, 04 Desember 2015

Tutorial Menginstall Owncloud

  Assalamualikum wr wb

Kali ini saya akan memposting bagaimana cara menginstall owncloud
Berikut ini :

    Langkah - langkah Menginstal owncloud 


1. Dowload file owncloudnya di https://owncloud.org/
2. Buka Terminal (Ctrl  Alt T )
3. Masuk sebagai root dengan mengetika perintah su




4. Pindah directory file  dimana anda meletakan file owncloudnya yang tadi sudah anda dowload 

5. Cek apakah file owncloudnya ada tidak, dengan mengetikan perintah ls 

   

6.  Selanjutnya anda upload file nya ke server
     dengan  mengetikan perintah Scp owncloud-7.0.4.tar.bz2

 

7. Setelah itu anda masuk ke root server dengan mengetikan perintah

   ssh dian@(ip anda).

 8 . Masuk ke root server home dian

  

9. Copy  directroy file owncloudnya  ke  /var/www/html/

    

 10 . Masuk ke Directory  /var/www/html

                    
           

  11. Selanjutnya anda extrak file owncloudnya dengan mengetikan perintah 

    # tar -xvjf owncloud-7.0.4.tar.bz2

12. Selanjutnya anda kasihkan hak milik dan hak akses (chmod & chown)

 

13 Setelah itu kita buka dulu file owncloud di dalam file tersebut ada folder owncloud kalau ada gak usah membuat folder kalau belum kita buat folder 

14 Buka browser ketika ip server/phpmyadmin 

 15 Buat database owncloud

16. Setelah itu anda ketikan (ip server/owncloud) 
17.  Maka akan muncul gambar seperti berikut ini :
  

Username : Dian
password : Sesuka anda
Database user : root
Database password : sesuai dengan database phpmyadmin
Database name : sesuai nama yang telah anda buat di phpmyadmin

--> Lalu klik Finish setup


18. Maka akan muncul tampilan seperti ini




    Sekian tutorialnya
     Semoga bermanfaat :)
Wassalamualaikum wr wb

Kamis, 03 Desember 2015

DNS

DNS.
Apa itu DNS? 
DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan:internet. DNS menyediakan alamat ip untuk setiap nama host dan mendata setiap Server Tranmisi surat  (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome

 DNS 

adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.DNS menyediakan pelayanan yang cukup penting untuk  Internet  ketika perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan  alamat ip untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (Routing)
Analogi yang umum digunakan untuk menjelaskan fungsinya adalah DNS bisa dianggap seperti buku telepon internet dimana saat pengguna mengetikkan www.indosat.net.id di peramban web maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140::83 (IPv6). 
   
Sejarah Dns
Dengan berkembangnya jaringan komputer, membutuhkan sistem yang bisa dikembangkan: sebuah sistem yang bisa mengganti alamat host hanya di satu tempat, host lain akan mempelajari perubaha tersebut secara dinamis. Inilah DNS.
Paul Mokcapetris  menemukan DNS pada tahun 1983spesifikasi asli muncul di Rfc 882 dan 883. Tahun 1987 penerbitan RFC 1034 dan RFC 1035 membuat update terhadap spesifikasi DNS. Hal ini membuat RFC 882daRFC 883 tidak berlaku lagi. Beberapa RFC terkini telah memproposikan beberapa tambahan dari protokol inti DNS.
  
Teori bekerja DNS.

Para Pemain Inti 
Pengelola dari sistem DNS terdiri dari tiga komponen:
  • DNS resolver, sebuah program klien yang berjalan di komputer pengguna, yang membuat permintaan DNS dari program aplikasi.
  • recursive DNS server, yang melakukan pencarian melalui DNS sebagai tanggapan permintaan dari resolver, dan mengembalikan jawaban kepada para resolver tersebut; dan ...
  • authoritative DNS server yang memberikan jawaban terhadap permintaan dari recursor, baik dalam bentuk sebuah jawaban, maupun dalam bentuk delegasi (misalkan: mereferensikan ke authoritative DNS server lainnya) .  
Mungkin sedikit itu saja yang saya ketahui, semoga bermanfaat :)

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Penamaan_Domain

Rabu, 02 Desember 2015

REPOSITORY

                   
Repository, adalah sekumpulan paket-paket aplikasi atau program untuk sebuah sistem operasi (red : Linux) yang digunakan untuk menunjang kinerja dari sebuah aplikasi, program, dan sebagainya yang didapatkan dari Server Mirror website paket-paket tersebut.(Silahkan klik Pengertian Mirror). Bisa dibilang Repository ini adalah paket-paket khusus untuk sebuah sistem operasi yang kemudian paket-paket tersebut di instal untuk mendapatkan kinerja lebih baik dari sebuah sistem operasi.
ebuah sistem operasi seperti Linux ini kan terdiri dari berbagai macam distro (Klik Pengertian Distro). Mulai dari yang berbasiskan .rpm; .deb; dan lain-lain. Jadi, tentu saja disediakan paket-paket khusus untuk menunjang kinerja aplikasi dan program dari sistem operasi tersebut agar tidak tercampur aduk oleh paket-paket untuk distro lain.


Contohnya seperti paket-paket (Repository) dari Mandriva tidak sama dengan paket-paket yang ada pada Ubuntu. Karena kedua extensi tersebut, tidak kompatibel satu sama lain. Maka dari itu, agar pengguna dapat dengan mudah men-download Repository, dibuatlah Mirror Repository tersebut seperti kambing.ui.ac.id, Foss ID, dan berbagai Mirror-Mirror Lokal lainnya.


Nah, jadi dapat diambil kesimpulan bahwa Repository itu adalah paket-paket yang dikhususkan dan disediakan untuk di instal oleh berbagai macam Distro Linux.
Semoga bermanfaat :)

Selasa, 01 Desember 2015

Hal hal yang harus dilakukan setelah menginstal server



Masuk ke terminal sendiri dan menggunakan ssh untuk remote ke server kita.

# ssh dian@192.168.52.3
Langkah yang pertama :

1. Konfigurasi IP address

# nano /etc/network/interfaces

Setting auto > langsung konek.
Setting allow-plug > kalau mau konek harus ada pilihannya dulu.

2. Pastikan hostname servernya sudah sama.

# hostname
# hostname -f
Apabila hasilnya tidak sama, misal : Hostname hasilnya server1
Hostname -f hasilnya server1.blc-telkom.id
Maka hostname tersebut harus di edit dan disamakan agar semua menjadi sama server1.blc.telkom.id
Caranya :

# echo server1.smea.sch.id > /etc/hostname
# /etc/init.d/hostname.sh start

Kemudian reboot

# reboot

Disamakan agar server1 terdeteksi sebagai root.
Echo > menyisipkan di file yang namanya hostname

biasakan menggunakan tab. Biar cepet dan mengkoreksi tau mana yang salah.

3. Edit agar tabnya bisa auto guide

# nano /etc/bash.bashrc

Enable bash completion sampai fi paling akhir.

Kalau diserver hati2 jangan gegabah. Karena nanti repot jadinya.

4. Konfigurasi lokasi :

# dpkg-reconfigure locales
# locale-gen

5. Atur repository server.

# nano /etc/apt/sources.list
# apt-get update
# apt-get dist-upgrade

Biasakan kalau salah ketik hapus semua.

6. The last one. Instal ntp untuk menyinkronkan waktu.

# apt-get install ntp
# apt-get install ntpdate
# nano /etc/ntp.conf

Ganti kata debian menjadi id

Untuk ngecek ntpnya udah jalan belum.
# ntpq -p
# ntpdate.