Minggu, 13 Maret 2016

CSS How to

Ada tiga cara untuk menyisipkan CSS:

  • Eksternal Style sheet
  • Internal Style sheet
  • Inline styles



Eksternal style sheet

Dengan eksternal style sheet anda dapat mengubah tampilan seluruh situs web dengan hanya mengubah satu file.
Setiap halaman harus menyertakan referensi ke dalam <link> elemen, yang mana <link> berjalan dalam <head>.

Contoh:

Contoh kode

Hasil
Note: Jangan menambahkan spasi antara property value dan unit (seperti: margin - left : 20 px;). Cara yang benar adalah margin-left:20px;


Internal style sheet

Internal style sheet dapat digunakan jika satu halaman tunggal memiliki gaya unik. Gaya internal didefinisikan dalam elemen <style>

Contoh:

Contoh kode

Hasil


Inline styles

Inline styles dapat digunakan untuk menerapkan gaya unik untuk elemen tunggal.
Contoh di bawah ini menunjukkan bagaimana untuk mengubah warna dan margin kiri dari <h1> elemen:

Contoh kode

Hasil

Sabtu, 12 Maret 2016

Membangun etos kerja









ETOS berarti pandangan hidup yang khas dari suatu golongan sosial. Etos berasal dari bahasa Yunani (etos) yang memberikan arti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu. Sikap ini tidak saja dimiliki oleh individu, tetapi juga oleh kelompok bahkan masyarakat. Dalam kamus besar bahasa Indonesia etos kerja adalah semangat kerja yang menjadi ciri khas dan keyakinan seseorang atau suatu kelompok. Kerja dalam arti pengertian luas adalah semua bentuk usaha yang dilakukan manusia, baik dalam hal materi, intelektual dan fisik, maupun hal-hal yang berkaitan dengan keduniaan maupun keakhiratan.
Secara terminologis kata etos, mengalami perubahan makna yang meluas Digunakan dalam tiga pengertian berbeda yaitu:

  • Suatu aturan umum atau cara hidup.
  • Suatu tatanan aturan perilaku.
  • Penyelidikan tentang jalan hidup dan seperangkat aturan tingkah laku.
Dalam pengertian lain, etos dapat diartikan sebagai thumuhat yang berkehendak atau berkemauan yang disertai semangat yang tinggi dalam rangka mencapai cita-cita yang positif.
Etos dibentuk oleh berbagai kebiasaan, pengaruh, budaya serta sistem nilai yang diyakininya. Dari kata etos ini dikenal pula kata etika yang hampir mendekati pada pengertian akhlak atau nilai-nilai yang berkaitan dengan baik buruk moral sehingga dalam etos tersebut terkandung gairah atau semangat yang amat kuat untuk mengerjakan sesuati secara optimal lebih baik dan bahkan berupaya untuk mencapai kualitas kerja yang sesempurna mungkin.

Pekerjaan secara umum didefinisikan sebagai sebuah kegiatan aktif yang dilakukan oleh manusia. Dalam arti sempit, istilah pekerjaan digunakan untuk suatu tugas atau kerja yang menghasilkan sebuah karya bernilai imbalan dalam bentuk uang bagi seseorang. Dalam pembicaraan sehari-hari istilah pekerjaan dianggap sama dengan profesi.
Pekerjaan yang dijalani seseorang dalam kurun waktu yang lama disebut sebagai karier. Seseorang mungkin bekerja pada beberapa perusahaan selama kariernya tapi tetap dengan pekerjaan yang sama.

Etika kerja adalah sistem nilai atau norma yang digunakan oleh seluruh karyawan perusahaan, termasuk pimpinannya dalam pelaksanaan kerja sehari-hari. Perusahaan dengan etika kerja yang baik akan memiliki dan mengamalkan nilai-nilai, yakni : kejujuran, keterbukaan, loyalitas kepada perusahaan, konsisten pada keputusan, dedikasi kepada stakeholder, kerja sama yang baik, disiplin, dan bertanggung jawab.

Kepribadian adalah keseluruhan cara seorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain. Kepribadian paling sering dideskripsikan dalam istilah sifat yang bisa diukur yang ditunjukkan oleh seseorang. 

 Ciri-ciri Kepribadian di bagi menjadi dua yaitu  :
 
1.Kepribadian yang Sehat.

  • Mampu menilai diri sendiri secara realisitik; mampu menilai diri apa adanya tentang kelebihan dan kekurangannya, secara fisik, pengetahuan, keterampilan dan sebagainya.
  • Mampu menilai situasi secara realistik; dapat menghadapi situasi atau kondisi kehidupan yang dialaminya secara realistik dan mau menerima secara wajar, tidak mengharapkan kondisi kehidupan itu sebagai sesuatu yang sempurna.
  • Mampu menilai prestasi yang diperoleh secara realistik; dapat menilai keberhasilan yang diperolehnya dan meraksinya secara rasional, tidak menjadi sombong, angkuh atau mengalami superiority complex, apabila memperoleh prestasi yang tinggi atau kesuksesan hidup. Jika mengalami kegagalan, dia tidak mereaksinya dengan frustrasi, tetapi dengan sikap optimistik.
  • Menerima tanggung jawab; dia mempunyai keyakinan terhadap kemampuannya untuk mengatasi masalah-masalah kehidupan yang dihadapinya.
  • Kemandirian; memiliki sifat mandiri dalam cara berfikir, dan bertindak, mampu mengambil keputusan, mengarahkan dan mengembangkan diri serta menyesuaikan diri dengan norma yang berlaku di lingkungannya.
  • Dapat mengontrol emosi; merasa nyaman dengan emosinya, dapat menghadapi situasi frustrasi, depresi, atau stress secara positif atau konstruktif , tidak destruktif (merusak)
  • Berorientasi tujuan; dapat merumuskan tujuan-tujuan dalam setiap aktivitas dan kehidupannya berdasarkan pertimbangan secara matang (rasional), tidak atas dasar paksaan dari luar, dan berupaya mencapai tujuan dengan cara mengembangkan kepribadian (wawasan), pengetahuan dan keterampilan.
  • Berorientasi keluar (ekstrovert); bersifat respek, empati terhadap orang lain, memiliki kepedulian terhadap situasi atau masalah-masalah lingkungannya dan bersifat fleksibel dalam berfikir, menghargai dan menilai orang lain seperti dirinya, merasa nyaman dan terbuka terhadap orang lain, tidak membiarkan dirinya dimanfaatkan untuk menjadi korban orang lain dan mengorbankan orang lain, karena kekecewaan dirinya.
  • Penerimaan sosial; mau berpartsipasi aktif dalam kegiatan sosial dan memiliki sikap bersahabat dalam berhubungan dengan orang lain.
  • Memiliki filsafat hidup; mengarahkan hidupnya berdasarkan filsafat hidup yang berakar dari keyakinan agama yang dianutnya.
  • Berbahagia; situasi kehidupannya diwarnai kebahagiaan, yang didukung oleh faktor-faktor achievement (prestasi), acceptance (penerimaan), dan affection (kasih sayang).
2.Kepribadian yang tidak sehat.
  • Mudah marah (tersinggung)
  • Menunjukkan kekhawatiran dan kecemasan
  • Sering merasa tertekan (stress atau depresi)
  • Bersikap kejam atau senang mengganggu orang lain yang usianya lebih muda atau terhadap binatang
  • Ketidakmampuan untuk menghindar dari perilaku menyimpang meskipun sudah diperingati atau dihukum
  • Kebiasaan berbohong
  • Hiperaktif
  • Bersikap memusuhi semua bentuk otoritas
  • Senang mengkritik/mencemooh orang lain
  • Sulit tidur
  • Kurang memiliki rasa tanggung jawab
  • Sering mengalami pusing kepala (meskipun penyebabnya bukan faktor yang bersifat organis)
  • Kurang memiliki kesadaran untuk mentaati ajaran agama
  • Pesimis dalam menghadapi kehidupan
  • Kurang bergairah (bermuram durja) dalam menjalani kehidupan. 
 
Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola, serta mengontrol emosi dirinya dan orang lain di sekitarnya. Dalam hal ini, emosi mengacu pada perasaan terhadap informasi akan suatu hubungan. Sedangkan, kecerdasan (intelijen) mengacu pada kapasitas untuk memberikan alasan yang valid akan suatu hubungan.
Kecerdasan emosional (EQ) belakangan ini dinilai tidak kalah penting dengan kecerdasan intelektual (IQ). Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kecerdasan emosional dua kali lebih penting daripada kecerdasan intelektual dalam memberikan kontribusi terhadap kesuksesan seseorang.
Menurut Howard Gardner (1983) terdapat lima pokok utama dari kecerdasan emosional seseorang, yakni mampu menyadari dan mengelola emosi diri sendiri, memiliki kepekaan terhadap emosi orang lain, mampu merespon dan bernegosiasi dengan orang lain secara emosional, serta dapat menggunakan emosi sebagai alat untuk memotivasi diri. 


Referensi : https://www.wikipedia.org/

Jumat, 11 Maret 2016

Membuat tampilan web awal dengan koding html

 Asslamualikum wrwb,
kali ini saya akan memposting tentang cara membuat web sederhana dengan menggunakan  koding html.
berikut kodingnya!

<!DOCTYPE html >
<head>
<title>web smp </title>
</head>
<body>
 <form id="form1" name="form1" method="post" action="">
<table width="800" height="499" border="1"
align="center" cellspacing="1">
<tr>
<th width="170" rowspan="4" valign="top"
bgcolor="white"><p>Home</p>
<p>Profile</p>
<p>Galeri</p>
<p>Contact Us</p></th>
<th width="620" height="22" align="center"
bgcolor="brown"><strong><font color="#F5F5DC"
size="+3">
<p><font face="purisa;"><marquee>SMPN 1 ROWOSARI</marquee></font></strong></th>
</tr>
<tr>
<td
</style>
</head>
</body
<center>
<header>
    <img src="smpn.jpg" width="700" height="300">
</header>
</center>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="30" align="center" bgcolor="brown">
<font size="+2">
    <p><font face="purisa;">profilkami.com</font></td>
</tr>
</table>
</form>
</body>
</html>


Tampilanya






                    Silahkan mencoba semoga bermanfaat :)
                    Wassalamualikum wr.wb 

Kamis, 10 Maret 2016

Membuat login hotspot

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
    <head>
        <meta charset="utf-8">
    <title>LOGIN PAGE SMPN NEGERI  6 YOGYAKARTA</title>
<body style="background-color: transparent;">
   
<div class="text" style="color: white;background-color: maroon;">
<marquee> SMP NEGERI 6 YOGYAKARTA</marquee></div>

<center>
    <div class="container">
    <br><h4>
    <div class="text" style="color: "Black";line-height: 170%;font-size: 200%">
    SMP NEGERI 6 YOGYAKARTA<br>
<p style="line-height: 20%; font-size: 65%;">Jl.Robert Wolter Monginsidi No.1 Jetis,<br></p>
<p style="line-height: 10%; font-size: 25;">Email : smpn6yk@yahoo.com<br></p>
</div>
</h4>
    <br>
<img src="SMP-N-6-Yogyakarta.png" width=300 height=300><br>
        <label for="usermail">Email :</label><br>
        <input type="email" name="usermail"><br>
        <label for="password">Password :</label><br>
        <input type="password" name="password"><br>
        <input type="submit" value="Login"></li><br>

 <br>
 <div>
</center><br>

<center>
<div id="footer">
        <h5>Copyright<br>
        Nyekrip@tahoo.co.id
        </h5></div>
</center>
</body>
</head>
</html>

Rabu, 02 Maret 2016

Selasa, 01 Maret 2016

Sharing Subneting

OSI (Open Systems Interconennection) adalah sebuah model referensi arsitektur antarmuka jaringan yang dikembangkan oleh ISO yang kemudian menjadi konsep standard komunikasi jaringan di hampir semua perangkat jaringan.

MAC ADDRESS
- MAC : Media Access Control
- Digunakan sebagai identitas yang unik dari setiap interface hardware, yang merupakan identitas untuk berkomunikasi di layer 2.
- Sebagian bit merupakan identitas pabrik pembuat hardware.
- 48 bit Hex. Contoh : "AA:BB:CC:DD:EE:FF"
- Jika sebuah router memiliki 3 interface fisik, maka akan memiliki 3 buah mac address.
- Untuk virtual interface (VLAN, EoIP) maka ditambahkan mac address virtual.
ARP TABLE

         Merupakan protokol penghubung antara layer 2 data-link dan 3 network.ARP Table di router merupakan daftar host yang terhubung langsung berisi informasi pasangan mac address dan IP address. Di IPv6 ARP digantikan dengan NDP (Network Discovery Protocol).


IP ADDRESS

     Adalah sistem pengalamatan setiap host yang terhubung ke jaringan. Saat ini IP Address yang banyak digunakan adalah IP versi 4. (32 bits / 4 bytes) - 4,294,967,296 hosts.
PENGELOMPOKKAN IP ADDRESS

*   Pengelompokkan IP Address dilakukan dengan subnet-ing.
*   Subnet ... 0-32
-   Melambangkan jumlah IP dalam subnet tersebut dengan rumus 2 pangkat 32-x
-   Subnet 0 berarti semua IP Address
-   Subnet 32 berarti 1 IP Address

CONTOH IP SUBNETING 
192.168.0.0/24
-   Netmask      : 255.255.255.0
-   Prefix           : /24
-   IP Network  : 192.168.0.0
-   First HostIP : 192.168.0.1
-   Last HostIP  : 192.168.0.254
-   Broadcast    : 192.168.0.255
-   HostIP          : total IP di dalam Subnet (-) minus 2
Tabel Subnet

 


PUBLIC and PRIVATE IP ADDRESS
>  Public IP Address
IP Address yang dapat diakses di jaringan internet. Kita bisa mendapatkan Public IP Address dari :
-   Dipinjami dari ISP
-   Alokasi dari APNIC/IDNIC (www.idnic.net)
>  Private IP Address
IP Address yang diperuntukkan untuk jaringan lokal (tidak dapat diakses di jaringan internet).  
*  10.0.0.0         - 10.255.255.255  (10./8)
*  172.16.0.0     - 172.31.255.255  (172.16./12)
*  192.168.0.0   - 192.168.255.255 (192.168./16)


 IP PROTOCOL
         adalah protokol standard yang digunakan untuk mengkomunikasikan data melalui berbagai jenis perangkat dan layer. Pengiriman data dilakukan dengan sistem "per paket" dan/atau "per connection". Sistem ini menjamin keutuhan data, dan mencegah terjadinya kekurangan ataupun duplikasi data. Ada beragam protokol yang biasa digunakan, yang umum adalah TCP, UDP, dan ICMP.
ICMP (Internet Control Message Protokol)
>  Disalurkan berbasis "best effort" sehingga bisa terjadi error (datagram lost)
>  Banyak digunakan untuk pengecekan jaringan
>  Prinsip kerja  :
*   Host (router ataupun tujuan) akan mendeteksi apabila terjadi permasalahan tranmisi, dan "ICMP message" yang akan dikirimkan ke host asal.
*   Aplikasi ICMP yang paling banyak digunakan : Ping dan Traceroute.
UDP (User Datagram Protocol)
      Komputer yang satu bisa mengirimkan pesan/datagram ke komputer lainnya di jaringan, tanpa terlebih dahulu melakukan "hand-shake" (connectionless communication). Biasanya digunakan untuk servis yang mengirimkan data kecil ke banyak host. Tidak ada flow control untuk menjaga keutuhan datagram. Aplikasi yang paling umum menggunakan UDP adalah DNS dan berbagai game online.
TCP (Tranmission Contol Protocol)
-    Merupakan protokol yang paling banyak digunakan di internet.
-    Bekerja dengan pengalamatan port
*   Port 1-1024  : low port (standard service port)
*   Port 1025...  : high port (untuk tranmisi lanjutan)
-   Contoh aplikasi   : http, email, ftp, dll
-   Prinsip kerja       : Connection Oriented, Reliable Tranmission, Error Detection, Flow Control, Segment Size Control, Congestion Control.
~  Connection Oriented 
->  Koneksi diawali dengan proses "handshake"
* Client      -> SYN         ->  Server
* Server    -> SYN-ACX ->   Client
* Client     -> ACK         ->   Server
~ Reliable Transmission
->  Mampu melakukan pengurutan paket data, setiap byte data ditandai dengan nomor yang unik.
~ Error Detection
 ->  Jika terjadi error, bisa dilakukan pengiriman ulang data.
~ Flow Control
->  Mendeteksi supaya satu host tidak mengirimkan data ke host lainnya terlalu cepat.
~ Segment Size Control
->  Mendeteksi besaran MSS (Maximum Segment Size) yang bisa dikirimkan supaya tidak terjadi IP fragmentation
~ Congestion Control
-> TCP menggunakan beberapa mekanisme untuk mencegah terjadinya congestion pada network.


KONSEP- KONSEP DASAR JARINGAN
  •  Host yang memiliki IP Address dari subnet yang sama bisa terkoneksi langsung, tanpa melalui router.
  • Dari  192.168.0.4 => 192.168.0.26

  • Router bertugas untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan yang memiliki subnet yang berbeda.
  • Dua buah IP Address yang berasal dari subnet yang sama tidak boleh dipasang pada dua buah interface yang berbeda pada sebuah router.
  • Default gateway menentukan ke arah mana trafik harus disalurkan untuk menuju ke internet.
  • Dari 192.168.0.142 => 222.24.112.34

  • DNS diperlukan untuk melakukan pengubahan nama domain menjadi IP Address, karena seluruh proses pengaturan trafik dilakukan berdasarkan layer 3 OSI, yaitu IP Address.
  • Contoh  : www.yahoo.com -> 203.0.113.5

Referensi : Ebook MTCNA